Memahami Arti Plot Twist di Dalam Novel.

Plot Twist Novel

Plot Twist adalah perubahan mendadak sebuah kejadian yang tak terduga atau pergantian peristiwa yang mengguncang pada situasi alur dan latar cerita, juga keadaan dan kondisi tokoh yang berperan di sebuah cerita.

Plot Twist sengaja dirancang untuk mengacaukan hal-hal di dalam cerita yang sudah pembaca terka dan kira.

Plot Twist kemudian hadir memberikan kejutan yang sama sekali tidak terduga bagi pembaca, atau mungkin sebenarnya sudah disinggung melalui partikel-partikel yang sengaja dijatuhkan di sepanjang alur. Tapi, pembaca tidak menyadarinya.

Plot Twist digunakan untuk mengubah nasib si tokoh, mengungkapkan sisi lain dari tokoh yang belum ditampilkan, dan mendorong tokoh beraksi; sehingga menimbulkan kesan kejutan karena cerita tidak sesuai dugaan pembaca.

Apa itu Plot Twist?

Plot Twist merupakan sebuah teknik naratif yang populer ditemukan di cerita fiksi dan novel, maupun film. 

Akhir-akhir ini, plot twist kerap ditulis, dibaca, dan digunakan di thread Twitter dan drama-drama sosial media sejenis.

Teknik naratif merupakan proses pembuatan narasi untuk menyampaikan informasi dan mengembangkan narasi agar lebih lengkap, kompleks, atau menarik untuk dapat dinikmati pembaca.

Sehingga, teknik naratif ini lah yang berperan besar dalam keberhasilan menyusun plot twist yang menarik dan berkesan kepada pembaca.

Teknik naratif diantaranya ada: setting, alur, perspektif, diksi, tema,dan penokohan. Sekilas, teknik naratif ini kebanyakan merupakan bagian dari unsur-unsur intrinsik novel.

Arti Plot Twist yang Sesungguhnya:

Plot Twist bukan semata-mata memelintirkan alur. 

Perlu kehatian-hatian dan pemahaman terhadap Plot Twist sebelum memutuskan untuk menggunakannya di dalam alur cerita yang sedang kamu tulis.

Hadirnya Plot Twist di dalam cerita harus membuat situasi dan keadaan menjadi sebuah kejutan.

Plot Twist harus dikeluarkan di waktu yang tepat, bukan secara tiba-tiba dan tanpa alasan meskipun bertujuan untuk menimbulkan kesan kejutan.

Jika tidak, kamu malah akan menciptakan plot hole atau plot armor.
  1. Plot Twist Bukan Hanya Sekadar Kejutan; Plot Twist harus berdampak pada plot atau mampu mengubah jalan ceritanya.
  2. Plot Twist Harus Mengejutkan; pembaca mendapatkan kesan terkejut dan tidak menyangka kalau cerita akan berubah menjadi seperti yang tidak dibayangkan.
  3. Plot Twist Tidak Bertujuan Agar Ceritamu Sulit Ditebak. Author yang sengaja menghadirkan plot twist bukan bermaksud agar ceritanya sulit ditebak. Namun, karena ceritanya yang tak terduga lah maka cerita itu memiliki plot twist.

Fungsi Plot Twist di dalam Cerita:

Plot Twist merupakan perangkat sastra atau majas tak ternilai yang tidak akan pernah ketinggalan zaman.

Jika tidak ada Plot Twist, hampir semua cerita akan sama rupa sehingga mudah ditebak. Jika begitu, cerita akan membosankan!

Dapat diasumsikan bahwa semua penulis dan author harus menggunakan plot twist di dalam ceritanya. Karena, di era sastra sekarang; kebanyakan ide novel sudah didaur-ulang.

Nilai plot twist ada pada caranya mempengaruhi pembaca dan memberikan pengalaman khusus.

Saat merencanakan Plot Twist, penulis biasanya dengan sengaja membuat sebuah detail yang menyesatkan. Kemudian, berusaha menggiring pembaca mengira ke arah yang mereka duga-duga dan sangka-sangka.

Plot Twist akan dinilai berhasil jika pembaca merasa terkejut, tak menduga sesuai perkiraan mereka, dan merasa tertipu.

 

Contoh Novel Plot Twist Indonesia:

Jika kamu penggemar Harry Potter—atau setidaknya pernah menonton film atau membaca novel “The Prisoner of Azkaban”

Ada sebuah adegan di mana tikus milik Ron Weasley berubah menjadi Scabber. Ini termasuk Plot Twist karena audiens tidak menyadarinya.

Karya-karya Rikako Akiyoshi menjadi Novel J-Lit atau Novel Terjemahan Bahasa Jepang bergenre Misteri dan Thriller yang banyak menampilkan Plot Twist.

Novel Plot Twist Akiyoshi Rikako

Sedangkan untuk genre metropop dari Indonesia, ada novel “Forever Monday” karya Ruth Priscilia Angelina dan “Persona” bergenre Young-Adult karya Fakhrisina Amalia.

Kamu bisa dapatkan:

Forever Monday karya Ruth Priscilia Angelina di link [ SHOPEE ] atau tautan [ TOKOPEDIA ].

Persona karya Fakhrisina Amalia di link [ SHOPEE ] atau tautan [ TOKOPEDIA ].

Satu judul yang menjadi perbincangan hangat dari kicauan warga Twitter, “This is Why I Need You” karya Brian Khrisna yang katanya; harus kamu baca jika kamu masih hidup di dunia ini.

Contoh Novel Plot Twist


Dapatkan buku “This is why I need you” karya dari Brian Khrisna melalui link berikut! Ada promo dan discount khusus. 

[ SHOPEE - This is why I need you
[ TOKOPEDIA - This is why I need you ]

Sebenarnya ada banyak contoh novel Plot Twist, tapi saya sebagai penulis artikel ini merasa sepakat dengan orang-orang di Quora dan Twitter yang merekomendasikan karya-karya yang telah disebutkan di atas.

Kategori Plot Twist di dalam Novel:

Di dalam karya novel, Plot Twist dikategorikan sesuai dengan letak kemunculannya dan jangka kemunculannya.

1. Twist Ending:

Plot Twist yang muncul di akhir cerita, Plot Twist ini yang sering membuat karya tulis mendapatkan pujian sebagai “Ending yang tidak tertebak”.

2. Middle Story Plot Twist:

Muncul di pertengahan cerita, Plot Twist ini akan mempengaruhi pergerakan alur dan ending yang ingin dicapai. Biasanya, novel yang mengandung dua kali plot twist terletak di bagian tengah dan akhir.

3. Long Term Plot Twist: 

Plot Twist yang sengaja disimpan selama mungkin bahkan hingga sepanjang cerita.

4. Short Term Plot Twist:

Plot Twist yang pengungkapannya sengaja ditampilkan segera atau kemunculannya cepat.

Orang-orang kerap mengira bahwa Plot Twist selalu ditampilkan di akhir, padahal tidak.

Apa perbedaan antara Plot Twist dan Twist Ending? Sederhana, Twist Ending adalah Plot Twist, sedangkan Plot Twist belum tentu Twist Ending.

Tipe Twist Ending menurut Alec Worley:

Alec Worley, seorang Penulis freelancer asal kota London Selatan telah banyak melahirkan karya-karya bergenre fiksi dan komik. Menurutnya, ada lima tipe twist ending yang sering digunakan dalam karya-karya yang Worley ciptakan.

Twist Ending adalah momen pengungkapan dalam sebuah cerita yang mempertanyakan semua yang telah terjadi sebelumnya yang sering muncul di akhir cerita. 

Aristoteles menyebutnya 'peripeteia' (diterjemahkan secara beragam sebagai 'pembalikan' atau 'perubahan mendadak')

1. Reversal of Identity - Identitas

Kemunculan seseorang yang ternyata menjadi sosok lain; misalnya, orang tua, saudara kandung, anak laki-laki atau perempuan, atau sesuatu yang lain hantu, monster yang berubah bentuk. Pengkhianat sesungguhnya, dan lain-lain.

2. Reversal of Motive - Motif

Pengungkapan motif seorang tokoh yang sengaja melakukan tindakan; misalnya, membongkar kedok, menunjukkan bukti penyamaran, atau memberitahu tindakan yang sebenarnya. 

3. Reversal of Perception - Persepsi

Twist Ending yang klise, paling umum ditemukan. Perubahan cara pandang atau persepsi sang protagonis yang mulai menyadari bahwa dunia sebenarnya lebih daripada yang diperkirakan sebelumnya.

4. Reversal of Fortune - Keberuntungan 

Twist Ending yang disebabkan oleh keberutungan si tokoh atas insiden atau sebuah peristiwa yang telah berhasil dilewati.

5. Reversal of Fulfilment

Twist yang muncul karena tindakan seorang tokoh yang tidak diduga-duga setelah berhasil mencapai tujuan yang ingin dicapainya.

Penutup:

Artikel tentang Memahami Arti Plot Twist di Dalam Novel ini belum seutuhnya selesai; masih ada bagian-bagian dan bahan-bahan yang akan ditambahkan. 

Agar dapat diselesaikan, silakan ajukan pertanyaan di kolom komentar; atau berikan pendapat kamu di sana. 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama