Situs ini memiliki "Pengaturan" yang tertuang di tautan berikut: Ketentuan

7 Jenis Karya Tulis Ilmiah yang Wajib Kamu Ketahui!

Karya Ilmiah akan lebih sering kamu tulis sebagai tugas kuliah, apalagi jika sudah memasuki semester akhir.

Karya Ilmiah

Setelah kamu duduk di bangku kuliah, mungkin kamu akan cenderung menemui lebih banyak jenis karya tulis ilmiah. Nah, kadangkala ini membuatmu bingung untuk membedakan masing-masingnya. Sebab beberapa di antaranya bahkan ada yang hampir serupa.

Jenis Karya Tulis Ilmiah

Sebenarnya, materi tentang jenis karya tulis ilmiah benar-benar sudah khatam ketika di bangku kuliah. Bagaimanapun juga, keseharianmu nanti akan bergelut dengan karya tulis ilmiah ini. Apalagi, jika sudah mulai memasuki semester akhir. Lantas, apa sajakah jenis karya tulis ilmiah tersebut?

Artikel Ilmiah

Seperti namanya, maka sudah pasti tulisan ini bersifat ilmiah. Jadi, artikel ilmiah berisikan tentang opini dari si penulis yang mana dibahas berdasarkan suatu peristiwa tertentu.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa artikel ilmiah bersifat subjektif. Sebab, sesuai dengan pola pikir dan pendapat penulis. Namun, dibandingkan jenis karya tulis ilmiah pada umumnya, maka inilah jenis yang paling sering dijumpai.

Makalah

Makalah adalah karya tulis yang berisikan ulasan tentang data di lapangan dan bersifat empiris. Tak lain, sifat yang dimilikinya justru berlawanan dengan artikel ilmiah, sebab makalah bersifat objektif yang didasarkan pada masalah yang sedang berkembang.

Selanjutnya, hasil analisis akan dituangkan ke dalam tulisan. Nah, tulisan inilah yang dinamakan sebagai makalah.

Skripsi

Apabila kamu berada di bangku kuliah S1, maka hukum membuat skripsi adalah wajib agar kamu bisa mendapatkan gelar sekaligus lulus dari jenjang sarjana ini. 

Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang ditulis mencakup penelitian, tetapi memiliki ruang lingkup lebih kecil. Meskipun ruang lingkupnya kecil, kamu harus membahasnya secara tajam dan mendalam.

Tesis

Sudah pernah mendengar tesis sebelumnya? Yap, mungkin untuk kamu yang baru saja menempuh jenjang S1 masih sangat asing dengan thesis. Sebab, tesis diperuntukkan untuk S2, jika saat jenjang S1, maka namanya adalah skripsi.

Tesis akan menguak pengetahuan terbaru secara empiris dan teoritis. Jadi, disini ada dua hal yang disajikan yakni pengalaman selama penelitian serta analisis hasil penelitian tersebut. Lalu bagaimana hasilnya dengan yang sudah ada saat ini.

Disertasi

Jika sebelumnya ada skripsi dan tesis, maka selanjutnya khusus mahasiswa S3 dinamakan sebagai disertasi. Saat pengerjaannya pun, disertasi punya fokus untuk mengemukakan hasil analisis oleh penulis. 

Dimana nantinya, untuk kecocokan, keakuratan, dan kebenaran datanya bisa dipertanggungjawabkan. Untuk itulah, disertasi harus berisikan temuan terbaru dari penulis dan bersifat orisinal.

Paper

Sama halnya dengan makalah hanya beda di penyebutannya saja, dimana paper adalah sebutan khusus untuk makalah yang dikerjakan oleh mahasiswa, baik itu S1, S2, ataupun S3.

Nah, untuk sistematika penulisannya sendiri, kira-kira hampir mirip dengan makalah. Namun, kamu bisa sesuaikan lagi ya dengan panduan yang berlaku di masing-masing perguruan tinggi.

Kertas Kerja

Kertas kerja yang juga seringkali disebut sebagai work paper, hampir mirip dengan makalah. Akan tetapi, work paper dibuat menggunakan analisis yang lebih mendalam dan tujuan. Lalu juga biasanya dipresentasikan di seminar yang dihadiri para ilmuwan.

Jadi, itulah beragam jenis karya tulis ilmiah yang mungkin akan ditemukan saat masuk ke dunia kampus. Tentu saja, sangat beruntung kamu sudah tahu duluan. Jadi, saat diminta untuk membuatnya, kamu tidak perlu ragu dan bingung lagi.

Namun, perlu diperhatikan, hal paling penting dan harus dipertanggungjawabkan saat membuat karya tulis yakni orisinalitasnya atau keaslian dari tulisanmu tersebut. Untuk itu, jangan sampai ada plagiat ya.

Halo Tangan Pekerja! Aku Hand Jobers. Selamat bekerja dan terus berkarya.

Posting Komentar

© Kepenulisan.com. Hak cipta. Developed by Jago Desain